Dari mata, bibir, hati, lalu tulisan :)

Kamis

Anak-anak ku

Sudah setahun lebih dari berakhirnya masa KKM di Kabupaten Garut Selatan gue ga pernah mengujungi mereka, mereka adalah anak-anak yang pernah gue ajar dulu, dimana selama sebulan disana gue bener-bener ngrasain menjadi seorang ibu, kaka dan teman mereka. Sekalipun gue bukan dari jurusan kependidikan tapi keinginan untuk mengajar sangat kuat, kebetulan gue ngajar anak kelas 5 dan 6 SD, SD purbayani 3 nama sekolah itu. Gue dan ke 12 orang temen datang kota Bandung yang ditugakan dari kampus untuk bakti kepada masyarakat. Pertama kali datang kami disuguhkan dengan pemandangan hijau membentang, yaa kebun teh dan hutan. Satu hari pertama di kota itu kami disambut oleh anak-anak SD yang berkenalan dengan kami melihat laptop ajah mereka seperti keanehan dan kami mengajarkan cara mengoperasikan laptop itu. Hari berikutnya setelah berkenalan dengan warga setempat dan gue dapet kepercayaan mengajar di SD Purbayani 3 besoknya gue langsung cus ke sekolah, melihat keadaan sekolah itu gue miris banget betapa engga ternyata sekolah yang gue ajar salah satu korban bencan gempa beberapa bulan lalu sbelum kami datang ke Garut. Dengan meminjam gedung di sekolah madrasah gue dan temen2 mengajar mereka, dari mulai harus menggilir karena waktu itu guru ga masuk sampe2 kelas 5 dan 6 gue ajar bergantian sebentar2 balik ke kelas 5 lalu balik lagi ke kelas 6, repot memang, tapi sungguh,, saaat itu sangat gue rindukan. Canda tawa mereka, ejekan mereka bahkan gue yang ga terlalu bisa bahasa sunda harus mengajar bahasa sunda dengan ucapan yang aneh gue di tertawain anak-anak gue itu. SAmpai ada salah satu anak yang lumayan dikenal nakal, puji syukur dia nurut banget setelah gue deketin dan ajak dia ngobrol. gue kangen anak-anak gue.. apa kabar mereka disana. Cuma pesan singkat dan telfon yang menyatukan kami. 
ini potret anak-anak gue...

foto ini diambil sahabat gue Muhammad Aqil yang saat itu dapet tugas ngaajr juga, inilah anak-anak kelas 5 SD Purbayani 3 dengan wajah kejujurannya. Love them so much..
Selain mengajar kami juga sering mengajak anak-anak untuk olah raga pagi di hari minggu tempat favorit kami adalah puncak goa disana adalah tebing yang beralaskan padang rumput hijau membentang dengan jurang pantai karang dan itu sangaaaat indah,, makasih Tuhan engkau menyajikan rumah kami yang begitu indah, bantu kami menjaganya Tuhan,, menjaga negeri kami tercinta Indonesia...

suka sekali dengan foto ini wajah-wajah ceria yang mungkin tanpa beban, mereka bahagia sekalipun dihari liburnya harus bangun pagi untuk berolahraga tapi mereka tetep ceria dengan kostum seadanya mereka bercanda dan tawa, berbaris sebelum berangkat dan pemanasan senam-senam kecil.. Tuhan terima kasih atas kehadiran mereka dikehidupan saya...




Kegiatan demi kegiatan kami lakukan untuk membangun semangat belajar mereka sampai kami mint aijin kepada pihak sekolah untuk mengadakan outbond, dengan peralatan seadanya dan tim yang seadanya juga hehehe permainan kami mulai dengan membagi kelompok putra dan putri masing-masing 6 orang dan menjelajah kampung yang mereka udah kenal dari mereka lahir sedangkan kami ga tau apa-apa tempat ini (sok tau yah)... Pos demi pos dilewati dengan masing-masing pos memberikan point kepada mereka yang berhasil menjawab pertanyaan. Dan terakhir yang kami lakukan adalah saling melempar air sampai-sampai badan basah kuyup heheh.. makasih yah anak-anak...



Dan ini adalah foto terakhir dengan ana-anak bermain dan makan di pantai, hasil tangkapan ikan yang di berikan warga setempat kepada kami dan memakannya bersama dengan anak-anak ini... sediih sekali harus berpisah dengan anak-anak ini.. Tuhan tolong jaga mereka dan biarkan mereka menggapai cita-citanya.. karena mereka kami juga ada.. maksih Tuhan..
DAn kami sangat suka sekali dengan pantai.. mari kita mantai sobat....


Kenang-kenangan kelompok KKM 17
Bersama membangun bangsa.. :)


Read More

Jumat

Indonesia Pusaka - Lagu Perjuangan Indonesia.flv

Read More

Rumahku Indonesia

Yaa... Rumah gue tempat tinggal gue tempat gue menginjak di tanah tercinta ini, gue mau minta maaf kalau dulu gue pernah merasa ga nyaman di rumah gue sendiri gue pernah menuntut lebih dari tanah ini padahal apa hak gue sama sekali ga ada gue ga berhak menuntut karena sekalipun gue belum pernah memberi apa-apa untuk bangsa ini sedangkan dia (Indonesia) senantiasa ikhlas menyediakan tempat untuk gue dilahirkan ditanah ini dan menginzinkan gue minum air di tanah air ini.. maafkan selama ini sudah melupakanmu... Tapi sungguh saat ini gue merasa bener-bener mencintai negeri gue tercinta, gue ingin bawa negeri gue kemana pun gue pergi dan gue perkenalkan ke banyak orang "hei,, ini dia rumah gue dengan segala keindahan dan keramahannya dengan beragam suku dan  bahasanya dan gue bangga menjadi anak Indonesia" 
Ga peduli gue apa namanya tapi yang jelas,, yah gue teramat sangat mencintai bangsa ini dengan segala apapun didalamnya. Ga peduli dengan segala kebobrokan yang orang bicarakan ga peduli dengan perkataan orang2 yang selalu menilai "dasar indonesia" (dengan sinisnya) gue ga habis pikir apa mereka ga sadar apa yang mereka omongin adalah dirinya sendiri sumpah gue ga ngerti... bagaimana mau di tengok orang sedang yang punya rumahnya sendiri selalu menutup pintu (pribahasa yang gue karang sendiri). Jujur gimana caranya untuk menyadarkan orang-orang yang mencemoohkan rumahnya sendiri padahal jelas2 dia tinggal dirumah itu. Disini lo diakui sebagai pemilik rumah tapi diluar sana lo hanya tamu inget lo hanya tamu. 


gue ga habis apa kadang mereka (yang ga bangga sm negeri ini) ga bisa liat dengan matanya. gila.. indonesia itu keren banget dengans egala keindahan suku dan bahasanya lo bakal makin cinta setelah lo menggali lebih dalam tentang negeri tercinta ini dan gue dan mungkin juga tau kalo ada istilah "bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai pahlawannya, sejarahnya, budayanya dan semua yang ada pada negeri ini. Malu donk,, kita udah lama dikasih tempat disini tapi kadang dengan lantangnya kita mengganggap negeri ini rendah. Pemerintahan?? itu memang selalu menjadi alasan tapi cobalah untuk lirik ke bagian lain ada yang jauh lebih penting dari itu, yang penting adalah pribadai kita. Kadang miris memang kita sebagai generasi muda masih ada yang melupakan jasa pahlawan dan lupa sama budaya bangsa. Ayolaaah,, bangun,, kita punya tempat tinggal ayng indah sangat indah sekalipun kita ga bisa menginjakkan kaki ke tempat2 lain di indonesia tapi kita masih bisa melihatnya, pemandangan yang disuguhkan ga kalah keren dari diluar negeri sana, lo masih bisa searching dan liat-liat keindahan rumah kita lebih jauh dan lebih dalam lagi. 
Read More

Rabu

backpeker Djogja


Hai,, udh lama gue ga nulis dan buka2 blog lagi nih,, tapi jangan khawatir sekarang cerita gue lebih seru loh.. yuup kemaren libur panjang lumayan  4 hari dan gue bakal mulai cerita dari sini.
Senin 12 November 2012 baru ada keputusan dari HRD kalo kantor bakal libur panjang mulai dari tanggal 14-18 November 2012, karena beritanya dadakan gue dan mbak menuk (teman kantor) memutuskan untuk liburan tapi cari yang deket-deket ajah. Setelah browsing dan tanya sana sini untuk newbie di dunia backpeker, Djogja adalah tempat tujuan yang gue pilih. Hari itu juga setelah pulang kerja gue dan mba menuk putuskan untuk pergi ke stastiun Pasar Senen Jakarta. Yaa.. setelah lama bermacet-mace ria sampai di station tiket tak bersisa satupun sampai tanggal 15 November, kami mulai bingung masa iya  ganti rencana liburan, sedangkan gue juga udah minta ijin ke org tua untuk ke Djogja jadi ga akan pulang. Sampai malam kebingungan akhirnya kami berenti di Monas sambil mengisi perut, ada salah satu temanku menyarankan pake bus ajah naik di station lebak bulus setelah telfon ke PO bus ga ada bangku yang kosong. Untungnya gue dan mbak menuk termasuk orang yang nekat, akhirnya kami putuskan hari selasa pokonya packing siap-siap kita bakal ke Djogja masalah armada gimana nanti ajah.. Yuup.. Selasa 13 November jam 7 malam kami mulai pertualangan dengan bacaan basmalah sampai lah ke terminal lebak bulus dan sialnya ketemu calo. Karena niat kami emang backpeker dgn uang seminim mungkin tapi tetep happy. Ternyata sampai ke lebak bulus udah ga ada bus menuju Djogja kamipun mulai putus asa karena kesal dengan tingkah para calo itu akhirnya kami putuskan untuk undur hari keberangkatan. Di tengah meninggalkan terminal ada supir bus menawarkan tempat tidurnya untuk tempat gue dan mbak menuk dengan membayar 200ribu. Akhirnya kami deal tak apalah niatnya nyari ekonomi malah dapet yg AC. Tempat duduk kami serba salah pertama masuk kedalam bus mungkin terlihat aneh 2 orang cewe menaiki tempat duduk supir dan itu di belakang toilet, lo bisa rasain ga sih?? Hikshiks.. tapi gue sama mba menuk seneng2 ajah dan sumpah tempatnya dingiiiiin banget..  sampe ga kuat saking dinginnya. ini dia penampakan mba menuk hehe (sorry ya mbak gw upload) :p bisa rsain ga sih lo posisi kaya gitu * colek mba menuk*

Dalam perjalanan gue berkenalan dengan seorang kontraktor muda yang ada keperluan ke semarang namanya Adiel, lucu sih walopun sedikit gemuk hihi,, banyak cerita tapi ujungnya curhatin mantan cewenya. Ada rasa sedikit risih sih masa baru kenal udah langsung curhat gitu open mind baanget, ngobrol sana sini gue pikir bakal minta pin (PD banget gue) ternyata engga hufh…
 Kamis, 15 November 2012 kami sampe di Djogja dan ternyata bus yang kami tumpangi bukan arah menuju Djogja jadi itu muter karena tujuannya adalah Solo alhasil gue dan mba menuk muter2 di deh,, dari mulai yang harusnya udah di Djogja dibawa muter lewat semarang- Boyolali-Solo-Klaten dan Djogja dan suasana Jawa mulai terasa dari keramahan, sopan santun dan bahasa yg mereka junjung tinggi.
Gue suka banget dan ini  foto pertama di depan pintu masuk candi, gila yah padahal djogja udah ga asing tapi kalo backpeker rasanya lain hhihih lebay gue. Sampai lah di Prambanan dengan tiket masuk 30ribu udah bisa menikmati suasana Candi megah walopun ga semegah Borobudur tapi ini ga jauh beda karena sama-sama tempat ibadah umat. 

















Add caption
Keliling sana sini sampe kaki berasa mau copot dan bunyi perut makin kenceng keluarlah gue dan mbak menuk sekalian cari makan murah meriah dan ketemulah dengan mbok penjual tahu bacem dan jujur gue belum pernah rasain tahu bacem. Penasaran donk gue,, cobalah gue deketin si mbok itu ga segen-segen gue beli 3 biji tuh tahu pertamanya sih aneh ko tahu dikasih gula yah tapi karena gue penasaran sama dagangan si mbok akhirnya gue beli dan enaknya luar biasa, enak bangeeeet. Makan tahu bacem sekalian gue tanya-tanya si mbok asal mana ternyata emang belia asli Djogja dan udah lama jualan tahu bacem dan yang paling bikin gue nangis ternyata si mbok salah satu korban bencana gempa di Djogja tempo lalu, suaminya meninggal dari 10 anaknya sisa 6 yang lainnya menjadi korban keganasan gempa dan salah satu ke 6 anakna yg selamat menderita kelainan di matanya yang mengakibatkan dia menjadi tidak bisa melihat, jujur hanya sedikit yg gue ngerti dari cerita si mbok bahasa jawanya alus banget dan bener-bener2 orang tempo dulu dengan pakaian kebaya hitam legam dan kain sarung warna coklat dengan rambut yang semuanya putih dan dia masih bisa tersenyum walpun habis lelah berjalan 2km menuju prambanan dengan menggendong daganganya yang gue ga tau beratnya yg jelas gue sendiri ga sangup menggendongnya sedankan dia yg berusia 80 tahun masih kuat, ga habis pikir gue. Dia banyak cerita tentang keluarganya dan membuat dia menangis mengingat kejadian gempa waktu itu. Terlebih ada salah satu anaknya yg memang tidak bisa di atur kerjanya hanya minta uang, gue berusaha bantu si mbok berjualan tapi satupun ga ada yg beli. Karena hari semakin sore gue harus menuju kota alhasil gue meninggalkan si mbok sungguh gue ga tega bener-bener ga tega, gue peluk dan cium pipinya dan dia menangis karena udah lama ga ngrasaian kehangatan keluarga, dan gue selalu menangis ketika ingat si mbok bastinah. Sakit rasanya di usia tuanya masih harus merasakan lelah bukannya menikmati masa tua. Tuhan selamatkan dia..



Sore jam 4 kami menuju malioboro dengan angkutan trans jogja hanya 3000 saja, satu jam perjalanan dan cukup melalahkan gue dan mba menuk naik becak untuk nyari penginapan hanya bayar 5ribu perak dan putus asa keliling ga ada kosong sampe marib sampe bener2 lelah. Akhinya kami putukan untuk tidur di mesjid gedhe daerah kauman dengan naik becak 10ribu sampailah di mesjd gedhe tapi Alhamdulillah ada rumah yg menyiapkan kamar kost harian sekalipun itu bener-bener bad habit tapi karena kekepepet kami menyewa kamar untuk sehari saja sewanya 60ribu. Niatnya malam itu kami mau istirahat ajah nyiapin stamina buat besok tapi sayang juga kalo jam 7 harus diem di kamar, karena memang perut juga laper kamipun berniat mencari makan dengan menggunakan sepeda yg kami pinjam dari pemilik rumah. Kuliner yg kami tuju adalah nasi mercon dan sumpah itu pedeeeeeeeeeees banget gue ga sanggup makan dan harganya dua posri 30ribu. Setelah Makan terus minum wedang ronde ditambah beli accessories kalung dan belt murah meriah dan keliling di malioboro sampe jam 11 malam kami mulai bingung mau kemana lagu tidur di kost takutnya minta ampun secara dua kamar lainnya kosong dari 3 kamar diatas. Ketemulah dengan tempat refeksiology kami lupa namanya apa yg jelas tempatnya nyaman banget.. niatnya Cuma refleksi kaki karena cape tapi saking enaknya jadinya body massage hehehe sampe jam 1 pagi kami masih dipanti pijat jadi kena charge 15ribu perorang tapi memang harus pulang karena panti pijat mau tutup. Ditengah perjalanan menuju guest house kami bertemu dengan gerimbolan cowo jumlahnya 5 orang dan kami liat mereka kebingungan mencari penginapan karena kami tau ga ada yg kosong dan kami juga butuh teman untuk di kost kami akhirnya ngajaklah mereka heheh dan mereka dari Jakarta juga (kebetulan yg bagus). Akhirnya gue dan mba menuk merasa aman karena punya temen di kost yg spooky abis itu, gue lupa nama2 mereka hanya dua orang yg gue inget Stefan dan uu gue ga tau kenapa namanya uu yang jelas anak-anak manggilnya begitu dan malam gue tidur dengan nyenyak.
Djogja, jumat 15 November 2012
Jam 8 pagi kami udah siap-siap mengelilingi kota djogja, pagi itu kami mulai sarapan nasi kucing 3 porsi  
kami ngasih tukang becak 1 porsi nasi kucing makanan khas djogja selain gudeg karena harganya murah meriah hehehe,, ongkos menuju keraton naik becak Cuma 5ribu padahal jauh loh,, gue ga bisa bayangin tukang becak capenya gowes sepeda.















Nah ga eksis donk kalo jalan-jalan ga pake kacamata karena emang cuacanya lagi ga ok jadi belilah kacamata murah meriah  heheh tapi ok loh.
ini dia kacamata murahnya hihi 




 Sampailah di pintu masuk keraton dengan tiket 10ribu untuk dua orang kami puas menikmati suasana keratin yang tradisi dan penuh dengan tatakrama aturan yang menyenangkan dan bagaiamana seorang abdi dalem sangat mencintai keratin, berfoto-fotopun dimulai hehehe dan kabiasaan narsis ga akan pernah ilang kayanya… 



pintu keluar keraton



keluar keraton kami liat jajanan tempo dulu gulali sama es goyang dan beli donk Cuma 11 ribu loh berdua tapi enyaaak hehehe eeh di luar mba menuk malah beli cilok bandung hahah ngapain ke djogja beli cilok bandung??
Hhhmm lanjutin yah ceritanya abis dari keraton gue dan mba menuk mau ke taman sari sayang donk kalau engga kesana. Sampai di depan taman sari tiketnya Cuma 6ribu loh untuk 2 orang plus foto-foto dan nebeng guide hehehe lumayan tau sejarah lah. Aslinya bangunannya klasik dan gue suka bener-bener suka betonnya kokoh ada kolam pemandian selir dan permaisuri juga tempat tidur raja yang terbuat dari papan aaaahh keren deh pokonya dan lo wajib kesana plus kudu tau sejarahnya, Cuma gue rada risih karena banyak sesaji disana hiiyy spooky deh.. keliling taman sari sampai 2 jam dan cukup cape ternyata 

mba menuk eksis di pintu




tempat tidur raja loh wangiiii bgt
keluarlah kami dan dipintu keluar liat yg jual dompet-dompet batik gitu beli donk haranya Cuma 40ribu untuk 10 dompet lumayan buat oleh-oleh orang kantor *ups maaf yah mba belinya di emperan hehehe* terus beli aqu deh 4ribu+naik becak ke beringin kembar 10 ribu hufh padahal tempatnya deket banget loh tau gitu jalan kaki ajah yah. Sampai donk di beringin kembar dan lo tau itu jam 12 siang lo bayangun ajah tu panasnya kaya apa, itu panas banget loh huaaahh panaseeeee dan yan bikin gue seneng banget adalah waktu gue melintasi beringin kembar itu gue langsung lolos donk sampai di gerbang beringin tanpa ada percobaan berikutnya keren yaah hihih 

sewa tutup matanya Cuma 10ribu ko tapi katanya sih seikhlasnya. Karena waktu itu hari jumat pastinya kami harus nunggu sampe selesai shalat jumat donk karena sumpah itu tuh cape banget jad pengen lesehan di mesjid. Jam 1 siang akhirnya jemaah mesjid keluar dan gue udah ga sabar untuk shalat terus tiduran deh di mesjid rasanya tuh adeeem banget. Jam 2 gue dan mba menuk mulai cus lagi tujuan kali ini adalah benteng vandherburg tapi sebelumnya makan soto dulu donk muraah ajib enak pula… Karena cape banget dan benteng lumayan jauh akhirnya naik becak ajahlah biar enak dan keliling sampe ke benteng yg gue tuju, Cuma tukang becaknya ngajak muter biar lebih tau tentang Djogja katanya, tukang becak disana tuh sama semua yang mereka tawarkan adalah bakpia asli pusat batik dan dagadu asli selalu 3 tempat itu, gue rasa karena letaknya jauh kali yah dari Malioboro pusat djogja jadi becak emang transportasi yang ok disana, gue kasian juga secara gue dan mba menuk sama-sama gede ga kebayang tuh gowes sepeda. Ternyata di jalan hujan dan benteng udah tutup karena tukang becak ngajak jalan kesana kemari alhasil ga kebagian deh tuh benteng hufh sempet kecewa loh, tapi tukang becak tau ajah tempat yang ok dan diantarnyalah kami ke museum kereta kencana, sebelum sampe museum kami mengunjungi pasar kerajinan loh disana mulai hujan dan gue rasakan wangi tanah basah di bumi keraton djogja, rasanya lain sekali suka sekali… di jalan tukang becak banyak cerita ternyata dia punya 3 anak dan 2 di anataranya udah sukses anak yang pertama kerja di jepang sekarang anaknya udah punya mobil sedangkan bapaknya masih gowes sepeda sekedar untuk makan anak yang kedua udah jadi anggota brimob di Jakarta katakanlah polisi tapi bapaknya masih juga gowes sepeda, dia sempat cerita sakit rasanya liat anaknya melupakan jasanya begitu ajah ga ada rasa perhatian sama sekali padahal bapaknya dari dulu kerja buat mereka sampai jual sawah asset masa depan buat anak-anaknya tapi anaknya tak tau diri, gue aga habis pikir. Naudzu billah…
Oia balik lagi ke museum kereta kemcana Cuma dnegan tiket 6ribu lo bisa keliling museum kereta kencana sekaligus dapet ilmu baru dari guide yang memang ternyata adalah kusir keraton kereta tersebut, gue ga tau nama guide itu siapa tapi keren ngejelasinnya bener-bener detil dan lantang jadi pengunjung sangat mengerti silsilah sultan hamengkubuwono dari 1-10 dan kereta-kereta yang selalu mereka gunakan dalam tiap acara keraton, banyak banget ilmu yang gue dapet hari itu tentang sejarah, kebudayaan, kemanuasiaan, dan tradisi.. sumpah I love Djogja…
Karena hari itu hujan tukang becak mengantar hanya sampe di museum kereta selanjutnya kami jalan kaki dan ternyata sebelah museum kami adalah guest house yang kami tinggali mampir lah dulu ke guest house sekedar pengen tau uu dan kawan-kawan masih ada atau udah check out. Ternyata sepatu mereka masih ada di depan pintu kamar, lega donk berarti nanti malam masih ada teman untuk tidur di kost tapi karena masih ragu akhirya gue titip kartu nama ke ibu kost untuk disampaikan ke uu kalo kalo mereka mau check out sekedar jaga-jaga kalo mereka check out rencanaya ga kan tidur di kost serem itu. Ya dah akhinya kami jalan-jalan ke malioboro dan gue beli oleh-oleh, karena perut mulai laper makan nasi kucing lagi ajah kali ini makannya banyak *emang selalu banyak sih:P* Cuma abis 16ribu loh untuk berdua dan itu kenyang banget. Eeeh lagi makan nasi kucing di depan outlet bucheri tepatnya di jalan degan mba menuk sempet-sempetnya kenalan sama cowo namanya wito dia asli orang Surabaya dan usaha di djogja karena wito ngerasa cinta dengan tradisi djogja, wito cowo lulusan SMP tapi gue suka gayanya orang yg apa adanya tanpa ada yang di tutupin dari kehidupannya ga merasa malu atau minder yang dia hadapi sekarang, cintanya sama dunia seni membuat dia betah tinggal di jalanan dan dia cinta degan tattoo tapi dia sandiri tidak di tattoo karena ibunya melarangnya, keren kan,, mana ada preman yang kaya gitu di Jakarta dan wito dkk masih sangat sopan rasanya mereka ga mamaksa minta makan pada penjual disana, sama ajah bayar kaya pembeli lainnya dan itu yg gue suka dari orang jawa rasa hormatnya ga pernah luntur. Malam itu kebetulan gue juga ada janjian sama radit temen gue di jogja yang emang baru pindah hari itu kami ngopi di kopi luwak di mall malioboro. Obrolan sama dia emang ga begitu seru akhirnya kami putuskan untuk pulang dan diem di benteng nongkrong lah di benteng karena dah cape jalan naik becaklah kita. Tapi lama-lama ko bosen yah akhirnya balik lagi ke malioboro heheh nongkrong pusing nyari atm karena duit udah bener-bener tipis nyari atm sampe pake becak hehe terus nongkrong deh di mcd 24 jam karena gue keburu laper makan lah gue di warung emperah jam 1 malam heheh. Selesai makan karena udah cape banget dan malam banget akhirnya berniat balik ke kost pake becak 10ribu sampe depan mesjad gedhe tapi karena parno dnegan kost yg spooky kami ga berani naik ke lantai 2 akhirnya kami tidur di teras lo bisa bayangin ga sih cewe tidur di teras rumah orang udah kaya gembel beneran ajah yah hikshiks,, tapi dasar yah emang tukang tidur tetap ajah nyenyak hehehe…
Djogja, sabtu 17 november 2012
Hari terakhir kami di djogja dan mulai dengan packing packing dan packing padahal tiket belum punya tapi sok sokan mau pulang ke Jakarta hahaha,,  untuk terakhirnya kami jalan kaki menuju station tugu djogjakarta tapi sebelumnya sarapan nasi kucing dulu donk gue heran mba menuk cinta banget sama nasi kucingnya loh,, tapi di pasar beringharjo jaket gue ilang gue juga ga tau kemana hikshiks dan gue liat jajanan di depan pasar ada pecel kayanya enak deh. Karena pengen nasi kucing niat donk makan nyari di tempat yang semalam dimana ketemu wito dengan harapan mba menu bisa ketemu wito emang love at first sight aarrgghh,,, ternyata nasi kucing jualannya malam dan pagi tiu perut keroncongan dan makalah nasi campur disana. Selesai makan kami berniat pokonnya jangan mampir mampir lagi kerana kami belum punya tiket tapi tetep ajah mampi sampai 3 jam donk ke statiun haha, haduuh belanja wae euy….
Sampailah di station tugu dan Alhamdulillah msih ada tiket ternyata ke Jakarta walopun harganya lumayan mahal 190 ribu perorang hiks hiks dan duit gue kurang alhasil ke atm lah mba menuk ngambil duit gue.  mulai siang dan mulai laper lagi makan hokben padahal mah asa sayang yah,, jauh jauh ke djogja makannya hokben juga hufh,,, abis itu refleksi di jhoni andrean dan lumayan nyaman sampe akhirmya margib kami mulai berjalan ke tugu dan sebelumnya menyantap nasi kucing dan cemilan lainnya karena yg terakhir kami makan banyak hehe.. 

Gue dan mba menuk nunggu kereta ampir 2 jam udah gitu ada ibu-ibu atau dibilang tante juga boleh dia banyak cerita soal keluarganya yang katanya udah cerai sama suaminya dalam hati gue sih aduuh ngapain sih cerita pribadi ke orang yang lo sendiri ga tau tuh siapa, gue sih cuma dengerina angguk-angguk sok ngerti. dan,,, yup kereta kami datang kereta gajah wong dan gue masuk dengan salah kostum lo harus tau tuh kereta dingiiiiiiiin banget dan gue pake celana pendek dan baju pendek sumpah gue kedinginan sampe gue nunggu sewaan selimut di statiun berikutnya. gue ga bisa tidur sedangkan yang lain udah pada tepar termasuk mba menuk yang gue liat sekeliling cuma kesibukan orang-orang dengan mimpinya masing-masing dan ini dia penampakannya 

Read More

Kamis

bosan

kali ini rasanya benar-benar udah jenuh dengan rutinas yang monoton bangun pagi berangkat kerja pulang malam,, hufh benar-benar bosan ga ada sesuatu yang menarik.
Terlebih suasana kantor yang jujur membuat aku udah bosan ga ada tantangan yang menarik, tiap kali ada panggilan di tempat lain ada ajah halangan yang buat aku ga bisa hadir ke acara interview, dan sekaang di kost baru lebih banyak ngobrol. Hampir sebulan ini aku tinggalin kegiatan dengan menulisku terlebih sumber inspirasi udah ga pernah aku temui lagi.. kayanya terlalu jahat kalo aku memaksakan diri.
so.. keadaan aku sekarang bener2 boseeeeen
Read More

Jumat

hey kamu

hai.. gue baru muncul lagi nih udah lama juga yah gue ga nulis. Aslinya akhir-akhir ini gue seibuk banget kerjaan kantor bikin gue jadi males buat nulis dan apa kabar novel gue?? hikshikshiks sampe sekarang masih diam di tempat. Gue belum sempet buat nulis dan mikir lagi terlebih daya cerita gue mentok karena sumber inspirasi gue sekarang udah gue jauhin. yap gue udah berhasil lupain dia sekitar 3 bulan gue udah ga tau mukanya kaya apa bentuknya walopun tiap hari dia masih ajah maksa buat chating, jujur yah bukan gue yg GR loh tapi beneran dia mulu yg ngajak chat padahal udah gue omel2 juga teteeeeep ajah tuh orang usaha hufh deh..
Jadi untuk kedepannya mungkin garapan novel gue bakal bener2 imajinasi gue sendiri, dan selamat tinggal wahai kamu yang menjadi inspirasi gue huhuhu...
Sadar atau engga kayanya gue gampang banget lupain dia dan ternyata ga seberat yang dulu gue bayangin, buktinya selama ini gue ga pernah mau ketemu dia lagi kalo dulu mana bisa gue tegas buat nolak ajakan dia jalan. Tapi sekarang hhhm,m jangan harap dipaksa pake apapun udah kagak ngepek daaah
Emang niat yah awalnya,,, abis gimana bukan maksd gue jahat sama tuh cowo tapi cowo kaya gitu emang kudu di jauhin cowo yang ga punya komitmen sm keluarganya, aduuuh engga banget kalo gue kudu jalan sama orang kaya gitu. Dan lo tau yang bikin gue sadar emang temen gue sendiri temen lama gue, ga tau kenapa rasanya nyaman banget kalo gue udah curhat apapun ke dia dari jaman SMA sampe sekarang gue nyaman sama dia. Sekarang emang dia ga banyak bicara kaya dulu tapi ga ngurangin perhatiannya dia terutama sama cewe termasuk gue sebagai temennya. 
Dan untuk membuat gue sadar aslinya dia ga banyak bicara sedikit yang nasehat yang diakeluarkan buat gue tapi cukup buat gue nangis dan ga tau kenapa sampe sekarang gue masih bisa ngerasain sentuhan dia di tangan gue, walaupun gue udah lama temenan tapi jarang banget ada kontak fisik sampe satu dimalam itu gue ngerasain kening gue basah yaah dia cium gue dan cukup buat gue tenang. Sentuhan dia yang hanya sesaat bisa buat gue lupain cowo yang selam ini pengen gue lupain. Thanks fren,, sekalipun gue ga pernah tau apa maksud perlakuan lo ke gue tapi gue berterimakasih karena itu udah membuat gue sadar dan gue ngerasa gue ga pernah sendiri.
Read More

Kamis

tak berjudul

Perasaan memang tak tau sopan santun sekalipun hati telah berucap tak akan ada perasaan lain namun apa mau dikata jika Tuhan pemilik hati semua umat telah berkata lain... Janji pada diri sendiri pun luntur karena kuasa Tuhan tak berbanding dengan apapun dan akhirnya hati ini mengingkari janji itu.
Read More

siapa suruh datang Jakarta

Lagu itu  ternyata bener banget bukan maksud mendeskriminasi tapi memaqng bener adanya sebaiknya jangan pernah datang ke jakarta kalo hanya modal dengkul doank!! sungguh gue pun pendatang di jakarta dan ini udah cukup membuat Jakarta semakin sempit dan pengap, sebelumnya gue juga pernah posting tentang Jakarta di tulisan lama tapi rasanya gue bener2 pengen ngomong tentang ibu kota gue. gimana engga coba hampir tiap hari gue temui sesuatu yang menurut gue kurang wajar. Ok,, gue pengen bercerita sedikit nih tentang hal yang sering gue temui di ibu kota yang orang lain sebut tempatnya orang-orang sukses #haaah kata siapa?
Emang baru 6 bulan gue hidup di Jakarta tapi cukup membuat gue merinding liat kehidupan ibukota yang kejam ini. Kejadian yang gue alami setiap hari pulang kantor dan istirahat lunch. Didepan gedung kantor gue ada jembatan busway dan tiap hari gue lewatin jembatan itu. Kalo istirahat gue sama temen2 kantor sering makan di resto depan gedung kantor jadi kan kudu lewatin jembatan busway itu. Nah,,  gue sering liat ada laki-laki paruh baya kira-kira usianya 45an dengan selalu memakai kostum yang sama dan gue yakin usia segitu untuk seorang pria masih sehat dan mampu untuk bekerja garis miring prosuktif lah yah. Tapi ini beda gue temui dia sedang menentangkan tangan kanannya tanda meminta dengan wajah melas dan sedikit agak #maaf menyon / miring tepatnya seperti orang terkena stroke atau cacat mental. Siapa yang tak kasian coba liat keadaan orang cacat yang meminta seperti itu sedangkan kita bisa makan seenaknya tanpa melihat harga makanan yang kita makan. yah,, dan gue kasian. Selang beberapa waktu gue amat sangat kecewa dengan pemandangan saat itu, gue liat laki-laki yang sama tempo hari berjalan normal sehat sentosa donk tanpa keliatan sakit atau tangan yang pengkor dan masih pake baju yang sama. Ya Tuhan,, miris banget liat keadaan itu, bukan maksud riya atau apalah namanya,, tapi harus dengan cara itu kah?? haruskan hidup dalam kebohongan karena terpaksa? sungguh gue ga percaya itu,, dan ada lagi kebohongan lain yang sering gue temui mungkin masih banyak tapi gue cuma mau ceritain yang sering gue temui ajah, berhubung gue sering ke blok M eeiittss tapi bukan buat belanja yah tapi emang diantaranya itu juga sih selain itu tiap kali gue balik ke cikampek gue pasti lewat blok M. Di terminal blok M banyak banget preman-preman yang masih muda tapi mereka usaha dengan cara yg ga wajar melihat usianya yang ga beda jauh dari gue rasanya mereka masih mampu untuk bekerja, sering banget gue temui preman yang mencari uang sebai pengamen dan maaf bukan maksud gue menyamakan preman dan pengamen mereka jelas jauh berbeda maksud gue ngomong preman adalah cara mereka yang menjajarkan kantong kosong sebagai wadah untuk uang recehan adalah memaksa kepada penumpang salah satunya adalah gue. belum lagi selain nyanyi yang ga jelas mereka meminta dengan terang-terangan gini kata-katanya "ya bu ya om tante, mba dan mas nya, hidup di jakarta memang sulit, daripada kami harus merampok, mencopet dan bahkan seperti temen kami yang menjual diri lebih baik kami jujur meminta sama om tantenya, ikhlaskan uang sedikit untuk rokok dan makan ya om tante ya,, tolong hargai kejujuran kami,,". Itu kata-kata inti yang mereka ucapkan padahal sebenernya mereka tau dari kalimat yang mereka lontarkan "hidup di jakarta memang sulit" lalu buat apa lo dateng ke jakarta rasanya itu kata-kata yang pengen gue teriakin ke mukanya. Terlebih mereka mempertontokan adegan yang menurut gue kurang wajar merka menyilet-nyilet tangannya dan pamer bahwa mereka kebal, dan kalau penumpang ga mau ngasih mereka memaksa dengan bilang pelit lah, sok kaya lah dan lain-lain padahal kalo penumpang kaya ga mungkin mau naik metromini kan. Ini zaman modern tapi masih ada ajah orang-orang yg hidup kaya jaman jahiliyah dulu(jaman kebodihan). Astagfirullah...
Belum lagi dua kaka beradik yang gue temui sepulang kerja, mereka tidur beralaskan karung yang mereka gunakan sebagai tas untuk mengangkut barang bekas dan sampah serta mereka pake buat alas tidur. Tuhan,, kadang gue marah kalau kasur gue ga udah ga empuk lah atau bantal gue yg keras yg kena sasaran si bibi, belum lagi badan yang sakit-sakit karena tidurnya ga nyaman. Lalu apa kabar dengan dua bocah malang itu, usianya masih sangat dini kakanya kira-kira 11 tahun dan adiknya 9 tahunan. Aduuuh gue gue bisa nangis dan secara ga langsung Tuhan ngasih teguran ke gue yang memang kurang bersyukur selalu ajah merasa kurang. sempet gue ambil foto mereka selagi tidur,, ini dia
Dan masih banyak lagi, dua anak ini hanyalah potret kecil dari sebagian anak terlantar dan kurang pendidikan, lihatlah.... tidurnya lelap sekali padahal nyamuk mengigiti mereka dan dingin menusuk tulang, belum lagi tempat yang kotor itu. Oh Tuhan... saya hanya bisa mendoakan keselamatan mereka, mereka dan yang lainnya,..
Gak ada yang patut disalahkan dalam fenomena ini tapi yang mesti kita tau bahwa mereka adalah saudara kita.
Read More

Selasa

weekend

gue mau cerita nih weekend kemaren,,, sabtu 8 september 2012 gue cus ke Bandung dadakan, itupun gara-gara temen gue si mbe sms pagi-pagi nyuruh gue ke Bandung cuma pengen kumpul ajah sih sama temen-temen KKN 17.Rencananya sih sekalian mau ngejelasin acara ke travel the krakatour, yang ternyata gue cancel karena keadaaan disana lagi ga mendukung,, tau kan ada berita gunung anak krakatau meletus, walopun kecil tapi tetep ajah bikin ciut. yup alhasil gue cancel deh daripada was-was ga jelas kan..
Gue berangkat dari Jakata jam 11 siang dan sampe Bandung kalo ga salah sih jam 3 sore,, gue nungguin si mbe di teras mesjid deket terminal bus, eehh ternyata yang muncul si om dan gue ga sadar itu dia karena gue lagi asik sam roti gue*dari pagi belum makan laper donk*
Ga lama gue duduk sama si om eehh si mbe dateng dan lo harus tau,, bodynya makin lebar sama sih kaya gue tapi leb arnya dia terlalu kesamping apalgi di bagian bawah itu *tuuuut* hahahaha
tapi beneran deh kesan pertama yang di ucapin pas ketemu "lo tambah gendut bo " (kebo panggilan gue u know me lah,, cocok kayanya hufh). Gue sih udah tau pasti itu yang bakal diucapin yah pasrah ajah deh dengan keadaan gue dan gue alihin "tandanya gue hidup senang,, engga kaya si om yang susah,, kuruus terus" hahaha
Dan yang lebih ga jelasnya lagi kita maen ke mall yang ada di daerah Bandung Timur *gue ga boleh sebutin namanya* aduuuh sepinya minta ampun, ampe cengo gue dan seumur-umur di Bandung ini pertama kalinya gue maen ke mall itu dan langsung pengen pinda tempat..
terus diem dulu di mall yang sepi itu sekalian nungguin ci imot yang masih dikantor*hello,, hari sabtu kudu ngantor.?? jangan gila donk hahaha* dan setelah si imot datang kita berpelukan "teriak ala telletubies*
kangen banget sama anak-anak itu, terakhir ketemu waktu wisuda dan inilah penampakan mereka sekarang

Read More

Jumat

nasehat mama

papa mama,,, kemaren abis nyoba ngerayu beliau udah ngerengek minta kamera, andai ajah papa tau sekarang nih mulutku udah penuh iler pa,, pengen banget banget banget banget,,,
Gak tau sejak kapan suka photography tapi seinget gue sih semenjak temenan sama si jelek hehehe,,, liat foto-foto di internet hasil dari Darwis Triadi dan haduuh hasil fotonya bener-bener bikin gue jatuh cinta. Padahal sebelumnya gue lebih suka difoto, tapi sekarang lebih suka moto dan kalo udah liat hasilnya wuiiih rasanya itu kaya lagi makan ice cream coklat vanila *tetep makanan ujungnya* bisa bayangin kan,?? seneng banget,, apalagi kalo hasil jepretannya bagus,, pasti langsung di jadiin dp bbm hehehe...
Tapi serius,, gue lagi pengen banget beli kamera Digital, udah minta ke nyokap dan bokap tapi ga di tanggepin dan ujungnya papa ngomong.
papa: buat apa kalo ga di pake lagian traveling juga jarang kan,, kalo sekedar hobi beli sendiri caranya kamu nabung biar kamu sayang barang yang kamu beli hasil kerja sendiri,, ntar kaya yang udah-udah beli barang ilang mulu kaya BB yang ilang sampe 3 kali 

*jleb banget daah,,, pake ngbahas barang yang udah gue yang ilang pula, siapa juga yang mau ilang orang itu mah kecopetan *
gue : yaa kan buat hobi pa,, nanti aku mau belajar, aslinya pa pengen banget,, ayolah hikshiks 
papa:  sekali papa bilang engga ya engga,, lagian kamu juga kan harus kuliah lagi. udah jangan pengen yang macem-macem dulu, beli ini itu... untuk yang ini papa ga mau ngasih,, kalau kekeh mau beli pake uang sendiri hasil kerjanya di tabung jangan di pake belanja mulu
 *hening....*
gue: *nangis sejadi-jadinya tapi engga kehabisan akal,, #colek mama *
pagi itu gue niatnya mau telf nyokap, soalnya kalo bilang langsung ntar ketauan papa hihihih 
0857xxxx *pencet ok dan calling mamaku*
gue : assalamualaikum ma...
mama: walaikumsalam... tumben kamu subuh-subuh telf mama *gelagat nyokap mulai curiga
gue : engga apa - apa ma... mama lagi apa?
mama: mama baru ajah shalat.. kamu udah shalat belum?
gue : udah donk ma,, eeemm ma... *basa-basi dimulai*
mama : apa ... ?
gue: aku mau traveling nih ma,, 
mama: iya kan udah ngomong,, terus kenapa?
gue: aku sih masih butuh sesuatu ma,, dan ini penting ma buat traveling atau juga buat acar-acara lain
mama : butuh atau cuma pengen?? 2 kata itu beda makna loh
*gelagat nyokap kaya udah mulai nangkep signal dari gue*
mama : papa udah cerita ko, dan mama tau kamu bakal telf mama,, bener ternyata hahaha
gue: mama ketawa nya renyah banget,, boleh yah ma?? *sayangnya ga bisa nunujukin wajah melas*
mama: engga aahh,, papa udah ngasih peringatan sama mama,, kamu udah gede udah cari uang sendiri masa mau minta sama mama lagian kan bener kata papa kamu mau sekolah lagi ntar malah jadi ga focus.. *padahal gue udah ga kepikiran buat sekolah lagi hufh*
gue: yaah mama... jadi ga di kasih nih?? aku minjem deh,, ntar 2 bulan gaji aku kasiin ke mama
mama: ya udah mending 2 bulan gaji itu kamu tabung terus beli deh kameranya,, sekarang mah tinggal kamunya yang sabar, jangan dibiasin kalau mau apa-apa harus ada sekarang juga..
gue: ya udah deh ma... aku mandi dulu yah *nyerah dan pasrah*
mama: mama bukan ga mau ngasih tapi biar kamu belajar,,, belajar buat hemat, belajar mandiri, belajar menghargai apa yang kamu punya jangan terus-terusan ngeluh karena ada ajah yang kurang dan yang paling penting kamu harus belajar lebih banyak bersyukur
tuuuuuut *telf di tutup dan gue duduk diam di ujung ranjang dan membenarkan nasehat nyokap.. gue senyum dan harus buktiin kalo gue pasti bisa beli sesuatu hasil usaha gue sendiri,, gue harus bisa!!


Sedih sih,, ini pertama kalinya mereka ga ngasih apa yang gue minta, tapi nasehat orang tua gue bener banget, gue harus belajar mandiri dan mulai menabung dan setelah gue pikir-pikir emang selama gue kerja gue belum punya tabungan, selalu kalap kalo liat diskon huuwaah harus mulai diilangin tuh kebiasaan jelek.. gimana caranya?? gue juga ga tau. Dari jaman kuliah mau nyoba ngilangin kebiasaan jelek ini tapi belum kesampean juga padahal tadinya gue pikir setelah kerja mungkin gue gak akan boros lagi malah mungkin jadi hemat condong ke pelit karena sayang make uang sendiri tapi ternyata ga ngefek uy ke gue kebiasaan itu masih nempel. Dan yang lebih jelek adalah tiap kali gue pengen sesuatu harus ada hari itu dan pengen instan ga mau usaha sendiri nabung atau apalah *jangan di tiru yah adik-adik #loh*
Sampai kapan coba kebiasaan ini bakal gue bawa,, aduuuuh ga boleh kaya gini, okay yang jadi objek pertama dari masa belajar gue adalah memulai nabung buat beli kamera gue pengen nyoba, dari mulai mau pajang gambar kamera di kamar gue biar gue semangat nabungnya,, mungkin cara konyol tapi katanya ampuh.. gue mau coba aahh.
Pagi itu setelah mikir berat gue enggan masuk kantor tapi laporan numpuk ya udin lah gue cuus kantor dan yang pertama gue buka adalah www.fotografer.net lagi lagi gue tambah ngiler liat hasil fotonya dan ambisi gue buat beli kamera makin jadi, mulai labil lagi padahal tadi pagi udah berpikir keras buat nabung.. dalam hati gue *gimana caranya gue mesti beli kamera bulan ini* aduh bener-bener nih otak gue kacau.. tiap kali browsing yang gue buka tokobagus.com liat harga-harga kamera yang minim lah buat newbie kaya gue.. Mulai usap muka dan inget nasehat nyokap dan rencana gue beli pake duit sendiri, tapi rasanya liur gue udah tumpah di meja gue dan lep.. Pc gue tiba-tiba mati *masa iya CPU nya mati kena liur gue * 
beeuuuhh kesenggol meja sebelah dan kecabut deh kabelnya,, aduuh padahal udah ketakuatan gara-gara liur gue hahaha...
tetep berpikir positif mungkin PC mati biar gue ga usah buka-buka dulu 2 website yang gue sebutin tadi, biar liur gue ga banjir maksudnya dan focus kerjanya.
9 jam gue kerja dan gue ga langsung pulang, seperti biasanya ngobrol-ngobrol dulu dikantor sambil masak mie, tapi niat sebenernya adalah ke makannya bukan ngobrolnya heheh,, maklum anak kost jadi cari yang gratisan hahaha #modus
dan Kenyaaaang...
Dijalan pulang tepatnya di jembatan penyebrangan busway gue liat 2 bocah laki-laki yang satu kira-kira usianya 12 taun yang satu lagi sekitar 9 tahunan, dan mereka tidur beralaskan karung,, gue sama sekali ga kebayang kalo tidur kaya gitu, belum lagi nyamuk dan dingin. gimana kehidupan mereka di rumah, caranya makan, nyari uang setelah sekolah bahkan mungkin diantara teman-teman mereka ada yang ga sekolah. Lalu ada apa dengan gue?? Hidup nyaman dan ga susah buat sekedar makan belum lagi usia gue yang dewasa dan gue masih merengek sampai nangis-nangis ke mama papa. Apa kabar dengan mereka??  aaaaahhh hati gue sakit liatnya
Mungkin ini maksud nyokap bilang harus belajar bersyukur,..

Makasih mama.,. Makasih juga papa
I Love You
Read More

Rabu

Lanjutan

Btw masih inget postingan gue yang hari jumat kemaren tanggal 31 agustus ga?? ya jelas ga ada yang inget orang di blog baru gue belum ada follower hahaha.... Berlanjut dari jumat kemaren yang gue bilang males sendirian, yeeaa akhirnya gue ga sendirian dan gue terselamatkan oleh malaikat-malaikat gila alias temen kantor gue sendiri *maap yah mba mba dan mas mas (kayanya ga ada cowo deh ada juga banci ups,,) *
yaaa niatnya sih mau ngurusin badan makanya ikut lari dan gue ga ada persiapa sama sekali hari itu gue pake rok panjang untungnya gue pake legging dan lebih gilanya gue pake legging item polkadot orange eehhmm,,  rame dan ga jelas jijay sih pastinya, dapet kaos hasil minjem dari mba disti dengan jaminana baliknya harus utuh tanpa ada sobek sedikitpun*segitu gendutnya kah gue hikshiks*. Dan gue lari tanpa alas kaki, kebayang ga lo kaki cewe manis kaya gue harus kapalan gara-gara jogging ga pake sepatu,, idiih amit-amit deh,, aahh bodo aahh gue l;agi ga peduli sama penampilan dan gue lanjut lari, lumayan lah kuat 6 lap lapangan tennis *jago ye hahaa* ngos-ngosan sih,, tapi lumayan bikin encok nih badan paginya... Tapi seneng deh dan jumat gue ga sendirian tapi badan gue msih melar hahaha


Seperti biasa narsis narsisan tetep jalan terus walopun bermandikan keringan hihihih
I love my team ZAP 

Read More

Jumat

gw benci sendirian

yaah,, jumat, gue seneng sih sama hari jumat secara weekend dimulai dan hilang dari kepenataan dan rutinitas kerja. Tiap kali gue bangun pagi hari di hari jumat senyum gue melebar selebar - lebarnya dan mulai jingkrak- jingkrak *lebay sih, tapi emang gue lebay heheh*.. Tapi minggu ini jumat yang bikin gue kesel rasanya gue mending kerja ajah 7 hari full setidaknya gue ga ngerasa sendirian, memang sih kadang gue pengen sendiri tapi saat ini sumpah aslinya jujur gue ga mau sendirian, ujungnya gue mewek ga jelas *galau banget kan*
Udah hampir seminggu gue jauhin si jelek, aduuuh Tuhan ini tuh nyesek banget tapi mau ga mau harus gue lakuin, berat, lebih berat dari badan gue sekarang,, tapi gue harus tegas dan konsisten gue harus ninggalin dia (he's not mine)
Akhirnya gue rencanain dari mulai mau balik ke habitat gue di Bandung, ngumpul sama anak-anak kampus dan gila-gilaan tapi ujungnya GAGAL TOTAL gara niatnya mau ngerjain temen gue yang baru lulus sidang yudisium dan meraih gelar sarjana sains *sama kaya gue dan gue tetep pamer hahaha* rencananya mau siram dia pake apaan ke, comberan, telor busuk dan temannya karena u know lah skripsi itu atau gue lebih sering sebut skripsh**t bikin mumet, muntah dan teman-temanya tapi kalau udah selesai huuoowwwhh rasanya kaya bucat bisul (bahasa sunda). Jadi ceritanya pengen ngerjain temen gue gitu. eeeeehhh dasar bukan rejeki dia ketemu gue di hari sialnya do'i malah ga ada, kayanya sih pulang kampung,, gagal sudah
Terus gue di ajak mantan gue ke lembang, huuuh aslinya males euy,, udah ga minat
ya udah gue rencanain lagi mau ke Depok nengokin sahabat kost gue dulu yang udah merit, tapi au deh,,, gue males di bus nya.. so.... gue mau ngapain????
aaaahhh ga jelas,, gue kesel, gue ga mau diem di kost, gue pengen keluar, entah itu kemana gue bosen nangis,,, :(((
Read More

Rabu

untitle

Bulan ini bakal jadi bulan yang berat, segalanya mulai lagi dari nol. memulai lagi dengan kesendirian dan mungkin akan ada banyak istilah galau dan lebay. Tak apalah toh hati saya yang rasain, seseorang berkata pada saya "mencintai memang hak semua orang tapi ada kalanya dimana perasaan cinta itu cukup diri sendiri yang tau". Kesalahan yang saya perbuat membuat logika dan hati saya ga nyambung bener-bener ga nyambung mungkin itu yang dibilang cinta buta. Aahh,, apalah namanya itu yang jelas saya memang harus hidup sendiri dan nerima kenyataan bahwa keadaan saya yang memang salah mencintai dia. Dari banyak teman yang menasehati saya hanya satu yang bisa membuat saya menangis, menangis sejadi-jadinya sekalipun saya mencoba menahan tapi rasanya tidak bisa entah harus malu atau bagaimana rasanya yang jelas saya merasa lega. yaah,, tak ada yang salah dengan perasaan tinggal bagaimana kita menempatkan diri dan keadaan. Teman,, terima kasih sudah membagi kisah dengan saya, nasehat yang kamu kasih memang tak banyak tapi cukup membuat saya terasa dicambuk. Sakit,, sakit sekali, tapi itu membuat mata dan hati saya terbuka..
Read More

Selasa

amatir

Heran,, banyak banget buku atau novel baru yang beredar di pasaran yang tidak tahu  layak atau tidak isinya dimata editor. proses seleksi tidak sebegitu ketat seperti dulu karena orang bisa saja menerbitkan dan menjualnya. Jadi bingung apa arti penulis yang sebenernya,, memang tiap orang berhak menulis tapi untuk menjadi sebuah karya atau tidaknya tentulah itu melalui proses yang lebih selektif. jadi sekarang penerbit itu macam percetakan yang bagi siapapun bisa "ngprint" tulisannya dengan "design" yang diinginkan
Read More

Senin

Ramadhan yang baru

Marhaban ya Ramadhan buat semua umat moslem seluruh dunia, senangnya menyambut ramadhan dengan penuh suka cita dan haram bagi mereka masuk neraka..
Ramadhan taun ini saya mendapat pengalaman baru dimulai dengan tempat baru, teman baru dan suasana baru. Ramadhan taun ini saya tinggal di Jakarta dan tempat kost jg di isi umat muslim dan non muslim, awalnya sih rada canggung karena ini pertama kalinya satu atap, tapi ternyata kami sama-sama tenggang rasa. Tiap pagi say mendengar teman saya menyanyikan lagu-;agu rohani yang merka sebut ibadah subuh. Ditambah saya yang mengaji di waktu malam dan itu memang sangat kontras tapi itu juga menunujan perbedaan itu indah.
Hari pertama shaum Ramadhan saya tidak pulang ke rumah karena harus mengerjakan tugas kantor ya biasalah laporan,, saya sampai bergadang sampai subuh untuk menyelesaikan laporan itu. Oiaa ada yang unik dilingkungan saya tinggal, saya shalat tarawih di rumah salah satu warga yang lumayan besar ternyata disini tempat shalatnya dipisah antara pria dan wanita dan mesjid hanya untuk kaum pria,, aneh sih tapi ya sudah lah namanya juga saya pendatang di Jakarta hehehe
Ada yang membuat saya sedih, ramadhan disini terbilang biasa ajah, ga ada penyambutan atau bunyi-bunyi bedug yang biasa saya dengar ditempat saya, orang-orang lalu lalang mengantar makanan dan itu menandakan tentang kekeluargaan masih sangat kental di daerah saya, mungkin karena ini di ibu kota kali yah jadi semua itu udah ga berlaku lagi *sayang*
Dan untuk makan sahur, saya harus memasaka sendiri, dikarena kan warung nasi cukup jauh dan untuk keluar pun rasanya enggan karena terbilang sepi. Saya dan kedua teman saya yang menjalankan ibadah puasa di tempat kost, aneh sih,, sepi,,, ga kaya waktu tinggal di Bandung kalau waktu sahur semua anak-anak kost teriak-teriak seru banget deh,, sampai saling bangunin ke tiap kamar. Disini sepi *huufh*
Dan sekarang hari senin, hari pertama masuk kerja di waktu puasa dan tentunya pengalaman baru juga buat saya, karena ini pertama kalinya saya kerja sambil puasa, puasa wajib tentunya ,semoga kuat hihihi
Ditempat kerja juga ada yang non muslim tapi saya kagum sama mba yang satu ini mba arien namanya sekalipun dia non muslim dia selalu mengingatkan saya untuk shalat, kebetulan kerjaan hari ini numpuk banget sampe2 aku shalanya di ntar,, sampai akhirnya mba arien mengingatkan saya sampai 2 kali hehehe*siap bu bos*
Dan yang membuat saya paling senang adalah,, semua temen-temen kantor masuk mesjid dan mesjid fi basemant pun jadi penuh alhamdulillah,.... jarang banget loh tapi sayang suka dijadiin tempat tidur, temenku bilang udah kaya barak tentara lagi tiduran atau mungkin ikan pindang yang di kukus hihih*ups sorry*
Tapi hari ini menyenangkan sekali,,, banyak kejutan di Ramadhan sekarang
Alhamdulillah,,,
Marhaban ya Ramadhan Guys

Read More

Selasa

Semangat...

Kegiatan yang terus menerus monoton, pagi bangun berangkat kerja, pulang sore. dan macet pula sampe kost-kostan makan lalu tidur. Boseeeen banget
Mau ngelakuin sesuatu yang berbeda tapi belum terpikirkan mau ngapain, ditambah kerjaan kantor dan deadline yang makin padat. Belum lagi interaksi dengan yang lainnya,, hhmm bener-bener jenuh dengan kegiatan yang sama setia harinya. Mencoba menulis, dengan target sehari harus input 5 halaman tapi jam pulang kantor mana sempet, belum lagi buku-buku yang kemaren sempet dibeli lumayan banyak baru dibaca dua biji doank,, Haduuuh ko jadi ngeluh gini.. Hidup untuk bekerja atau bekerja untuk hidup yaah itu memang pilihan. sebenernya apa dari tujuan bekerja? mendapatkan uang kah? menabung untuk kebahagiaan nanti atau atau memang yang tulus dari hati yaitu untuk ibadah?? jawabannya ada pada masing-masing.
Sama halnya dengan buku yang saya baca Happiness Inside karya Gobind Vashdev, beliau mengatakan ngapain bekerja?? awalnya sih dahi berkerut pas baca judulnya, tapi ketika saya telaah dengan isi dari judul itu saya mengerti dan saya menyimpulkan isi dari judul itu "lakukanlah apa yang ingin kamu lakukan dengan kenali dirimu sendiri". Mungkin kalau kita bekerja pada orang bos tentunya kita tak bisa melakukan apa yang ingin kita lakukan semuanya sudah ada dalam sistem. Namun saya belum seberani gobind yang melepas pekerjaanya dan melakukan apa yang ia ingin lakukan. hehehe
Belum berani rasanya untuk nekat dan terlebih saya belum tau mau ngapain kalau tidak bekerja, lanjut kuliahpun harus nunggu tahun depan. yaaah sekarang mungkin hanya menjalani semuanya dengan ikhlas dan senyuman. Lakukan semuanya dengan tujuan ibadah dan mengharap ridhonya.. Masa jenuh pasti ada dan setiap orang pasti pernah mengalaminya, hanya tinggal kita berusaha untuk selalu tetap mencoba dan berkreasi membuat hal baru
Hhhmm tumben saya bisa bicara kaya gini heheh dan selanjutnya saya ingin mencoba mengembangkan diri dengan mengikuti seminar dan banyak belajar. Sekalipun saya bilang belum ada tujuan setelah artinya saya juga belum tau dimana letak potensi saya,, maka saya akan gali sedalamnya karena setiap orang pasti punya potensi..
Keep Trying, Keep Working, and Keep Smile .. ^_*
Read More

Jumat

menolak lupa

Udah 2 minggu aku ga buka blog ku karena kesibukan kerjaan dan lain hal, sampai-sampai untuk buka akun yang lain saja tak ada waktu. Kemaren ada acara grand opening cabang outlet dari kantor aku zap outlet di jalan wolter monginsidi 14 E, acaranya lumayan seru karena ada media dan client gathering. Tenaga dikuras abis deh tapi seneng banget mudah2an kantor aku bisa semakin besar. aamiin
Berbicara mengenai urusan kerjaan  udah 2 minggu pula ga ketemu si jelek, apa kabar dia yah?? semoga baik-baik ajah tapi hubungan kami intens di ym, tiap hari komunikasi kami semakin baik, dan aku bener-bener ga ingin melepasnya, yaa aku salah dia bukan sepenuhnya miliku. Bahkan dia sudah milik orang lain, tapi aku tak bisa bohong bersamanya aku merasa nyaman, aku tak pernah minta untuk bisa mencintainya karena selama 4 tahun ini kami hanya berteman, akupun tak bisa mengingkari kalau aku ingin memilikinya, 
salah kah?? aku tahu ini salah tapi ini semua diluar kuasaku sebagai manusia, aku tak pernah berharap seperti ini. cinta memang datang tak diduga namun tak bisa pula dipaksa untuk pergi.
Saat ini aku dan dia hanya menikmati kebersamaan dan kenyamanan kami, memang tak ada peluang, hanya berharap akan ada jalan terbaik untuku dan untuknya, Jika memang harus berpisah aku hanya ingin menjadi kenangan manis dalam hidupnya, walaupun sebentar tapi itu akan terasa indah.
Jelek,,,, kamu tak akan pernah terganti
Read More

Rabu

teruntuk calon suamiku

ismillaahirrahmaanirrahiim

Dengan niat ibadah semata mata mencari Ridha-Nya, ijinkan aku mengungkapkan ketulusan hatiku, kelak disaat aku sudah menjadi hakmu,..

Ketika sebagai isterimu aku telah melalaikan kewajibanku dalam bertakwa kepada Allah Azza Wa Jalla, maka INGATKANLAH

Ketika sebagai isterimu aku telah melalaikan kewajibanku dalam rumah tangga, maka TEGURLAH

Ketika sebagai isterimu aku telah berani membantah perintahmu, maka LUNAKANLAH

Ketika sebagai isterimu aku telah banyak menuntut harta dunia, maka INGATKANLAH TENTANG AKHIRAT

Ketika sebagai isterimu aku telah banyak kufur atas pemberianmu, maka ajarkanlah BERSYUKUR

Ketika sebagai isterimu aku telah banyak keluar rumah tanpa izinmu, maka jadikanlah rumah sebagai surga kita

Ketika sebagai isterimu aku telah mulai tidak setia, maka sayangilah dengan hatimu

Ketika sebagai isterimu aku telah banyak khilaf, maka tuntunlah ke jalan yang benar

Aku tak mau hubungan halal kita akan menjerumuskanku ke jurang murka-Nya

Aku hanya ingin patuh dan taat kepada Allah Azza Wa Jalla dan suami

Aku hanya ingin mengabdi sepenuh ketulusan hati hanya kepadamu, bukan kepada yang lain

Aku ingin engkau selalu menasehatiku, membimbingku, menuntuntku ke jalan yang diRidhaimu
Yang akan membawaku menuju Ridha-Nya tuk menggapai Jannah-Nya...

 : cahaya bulan

Read More

Bersamamu

Bersamamu aku merasa menjadi diriku


Bersamamu kurasakan kenyamanan yang selama ini kurindukan

Bersamamu kurasakan kehangatan dalam pelukan, cinta, dan asa


Bersamamu hariku begitu berwarna hanya senyuman, canda dan tawa yang kita lalui


Bersamamu selalu kurasakan kebahagiaan


Kamu,,, kamu orang yang selama ini kucari


Seseorang yang memberi perlindungan dan selalu ada di setiap hariku


Keinginanku yang begitu kuat untuk memilikimu


Namun tak ada peluang bagiku hidup bersamamu


Yang aku ingin adalah selalu bersamamu 
Read More

Bandung,,, I love U

Bandung,, Kota kecil, sejuk, ramai dan lain sebagainya, kota yang menawarkan kenyamanan, kota yang membuat penghuninya enggan meninggalkan kota itu. Kecil tapi indah, berjuta pesona ditawarkan disana. Dari kemewahan, kesederhanaan bahkan ketidakmampuan. 4 tahun selama kuliah disana cukup membiusku untuk enggan kembali ke rumah. Aku terlalu mencintai kota ini, berbagai kreatifitas, kuliner, fashion dan masih banyak lagi tentang Bandung. Keindahan yang ditawarkan pada malam hari pun tak mau kalah, di pandang siang atau malam tak mengubah keindahan kota ini. Terlebih keramahan masyarakat asli sunda yang membuat semakin nyaman serasa keluarga sendiri. Kenangan yang teringat tak akan pernah ku hapus, dari kebahagiaan hingga kesedihan. Tinggal di Bandung benar-benar membiusku menjadi pribadi yang berbeda, aku terlalu cinta dengan kota ini. 
Lihat saja pemandangan hijau itu, walaupun sudah jarang ditemukan tapi setidaknya tidak membuat kota ini gersang dan jangan sampai gersang. Gedung-gedung menjulang tinggi sudah cukup dan tolong jangan ditambah lagi. Kembalikan Bandung hijau kami.






Dan Gedung Sate,, siapa yang tak tahu gedung sate yang merupakan icon kota Bandung. Tempat gubernur jawa barat bernaung :d
Setiap hari minggu ada pasar tumpah disini menwarkan barang -barang dan jajanan murah tapi lezat nya tak kalah dengan makanan barat loh maklum sering banget ke pasar tumpah ini hehe, masyarakat sana sering menyebutnya Gasibu karena letaknya memang di lapangan Gasibu.
Tak usah bawa uang banyak tapi bukan berarti bisa bawa kartu kredit yah heheh
disini semuanya tunai, yah maklum lah namanya juga pasar, tapi produknya bersaing loh :d
Kalau ngomongin soal Bandung memang tak pernah ada habisnya, dan aku sangat menyukai kota ini di malam hari. Fly over Pasopati di malam hari saat jalanan sepi tak ada kemacetan dan tak ada kendaraan lalu 

lalang. Menikmati keindahan lampu-lampu di malam hari saat orang - orang terlelap tidur dengan udara yang dingin menusuk tulang namun tak mengurungkan niat untuk menikmati suasana ini.  Walaupun di Bandung Fly over tak banyak itu tak membuat kota ini kehilangan wisatawan, bahkan saat weekend pun Bandung menjadi padat karena kedatangan wisatawan, and then "Welcome To Bandung" atau dalam bahasa sunda "Wilujeng Sumping di Kota Bandung" :)
Berbicara mengenai Bandung tak lengkap rasanya bila tak mencoba kulinernya. Makanan sederhana tapi rasa nya yang luar biasa, salah satunya sekarang yang menajdi trend adalah tahu peda hot jeletot. Jangan
salahkan saya ketika anda mencicipi perut anda akan terasa panas dan bibir seperti bengkak karena pedasnya, dan masih banyak lagi susah kalau di sebutkan satu-satu. Dan selanjutnya saya ucapkaan kepada anda Selamat mencicipi dijamin ga nyesel :d


Read More

Total Pageviews

tulisan adalah expresi

Pages

Diberdayakan oleh Blogger.

About Me

Foto Saya
menulis mewakili hati dan pikiran saya,,

Followers

Search This Blog

© Celoteh Nia, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena